Minggu, 20 November 2011

Komputer tidak mengeluarkan suara

Komputer tidak mengeluarkan suara 

     Komputer memang merupakan kebutuhan yang cukup lengkap. Fasilitas yang bisa didapat pada komputer selain sebagai sarana untuk membantu pekerjaan, komunikasi, bahkan juga merupakan sebuah hiburan yang sangat lengkap. Dari komputer kita bisa memainkan game-game baik itu game online maupun game offline, selain itu juga kita bisa menyaksikan film-film atau sekedar mendengarkan irama musik sambil melakukan suatu pekerjaan.
    Namun apa yang terjadi apabila film-film kesukaan kita, musik-musik kesukaan anda dan game-game favorit anda yang dimainkan pada komputer tidak dapat mengeluarkan suara alias bisu, tentu sangat menjengkelkan karena menonton film tanpa suara adalah mustahil, memainkan musik tanpa suara juga mustahil meskipun memainkan game bisa saja tanpa suara akan tetapi alangkah lebih baiknya bila game-game yang dimainkan bisa mengeluarkan suara sehingga game-game yang dimainkan terasa nyata oleh pemain game tersebut.
     Kemudian selanjutnya bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut agar game-game, musik-musik dan film-film pilihan kita bisa dimainkan pada komputer atau laptop maka sebaiknya perhatikan beberapa langkah berikut untuk mencaritahu kesalahannya.
      Pertama kali yang harus di cek adalah konektor kabel audio yang terpasang antara speaker dan Central Processing Unit (CPU) yang terpasang pada kartu suara (audio card). Pada audio card standard ada tiga buah lobang konektor yaitu Biru sebagai Line In dan Hijau sebagai Speaker Out dan Ungu atau Merah sebagai Microfon. Pasangkan kabel dari speaker sesuai dengan warna yang ada pada audio card.

     Langkah berikutnya adalah pastikan bahwa speaker aktif anda sedang dalam keadaan ON, dan bisa semua itu belum juga menyelesaikan masalah anda maka langkah berikutnya masuk ke device manager, dengan cara klik kanan pada my computer dan pilih propertis kemudian klik hardware-device manager atau bisa juga dengan cara klik Start-Control Panel, System, Hardware kemudian pilih Device Manager.

     Perhatikan pada Sound, Video and Game Controllers, apakah anda tanda seru (!) atau tanda tanya (?) apabila terdapat salah satu tanda tersebut maka sudah dipastikan bahwa sound card tersebut tidak sesuai dengan driver yang terinstall pada sistem operasi anda, lakukan installasi driver ulang sesuai dengan sound card anda.

     Perlu diingat bahwa apabila sound card yang ada di komputer anda adalah sound card on board maka driver yang digunakan adalah driver mainboard sedangkan sound card yang terpasang pada komputer anda adalah sound card yang berdiri sendiri maka biasanya pada saat pembelian sound card diperoleh sebuah piringan compact disk (CD) yang didalamnya tersimpan driver sound card, gunakan cd driver aslinya untuk installasi driver hingga tanda seru maupun tanda tanya tidak muncul kembali pada device manager


Rahasia Windows XP

Aplikasi rahasia yang disembunyikan dalam Windows XP
Untuk menjalankan Aplikasi-aplikasi di bawah ini :
Buka command prompt dan Ketikkan nama programnya (contoh :cleanmgr.exe) atau klik Start -> Run dan Ketikkan nama programnya (contoh :cleanmgr.exe).
1. Disk Cleanup = cleanmgr.exe
Digunakan untuk cleanup disk
2. Character Map = charmap.exe
Digunakan untuk mencari karakter yang tidak umum
3. Dr Watson = drwtsn32.exe
Digunakan untuk troubleshooting di PC.
4. DirectX diagnosis = dxdiag.exe
Digunakan untuk diagnosis audio video card anda
5. Private character editor = eudcedit.exe
Digunakan untuk membuat karakter baru di windows anda
6. IExpress Wizard = iexpress.exe
Digunakan untuk membuat self-extracting / self-installing package. seperti file Zip
7. Microsoft Synchronization Manager = mobsync.exe
Digunakan untuk membuat sincronisasi.
8. Clipboard Viewer = clipbrd.exe
Digunakan untuk melihat konten dari Windows clipboard
9. Windows Media Player 5.1 = mplay32.exe
Digunakan untuk membuka Windows Media Player versi 5.1
10. ODBC Data Source Administrator = odbcad32.exe
Digunakan untuk keperluan database


Setting Hibernate Otomatis pada Laptop

Setting Hibernate Otomatis pada Laptop
Pastikan Hibernate pada Laptop anda telah aktif, dengan cara :
Start –> Setting –> Control Panel –> Display –> Screen Saver –> Power –> Hibernate, kemudian cek Enable Hibernation.
Untuk melakukan hibernate bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain :
1.    Klik tombol start –> Turn Off Computers, kemudian tekan tombol Shift maka tombol Stand By akan berubah menjadi Hibernate
2.    Klik tombol start –> Turn Off Computers, kemudian tekan tombol U
3.    Buat Shortcut, ketik C:\WINDOWS\system32\rundll32.exe powrprof.dll,SetSuspendState
untuk instalasi windows selain drive c bisa menggunakan ini :
%windir%\system32\rundll32.exe powrprof.dll,SetSuspendState
4.    Untuk di laptop kita bisa set otomatis hibernate ketika kita menutup LCD Laptop, dengan cara :
Start –> Setting –> Control Panel –> Display –> Screen Saver –> Power –> Advance –> Power Buttons, pilih Hibernate pada “When I Close the lid of my portable computer“


Tips Merawat Komputer

Tips Merawat Komputer
Beberapa tips Merawat Komputer :
1.    Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan filefile harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.
Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yang berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2.     Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang penting Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

3.     Ventilasi yang cukup. Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yang kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.


4.     Pakailah UPS atau stavolt. Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan hardisk rusak. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5.    Tutup / close program yg tidak berguna. Setiap program yang diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yang tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yang akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.


6.    Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda melakukan install ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7.    Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung ilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Binyang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yang lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8.    Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor karena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor komputer menjadi tidak rata atau belang-belang.


9.    Uninstall atau buang program yg tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10.    Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala. Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.


11.    Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.
   


Bunyi Beep Pada Komputer

Pada saat komputer melakukan POST (Power on Self Test) maka BIOS mengecek seluruh aliran kinerja sistem, jadi kalau ada masalah (dimana sistem stack) maka akan diberikan beberapa code alarm yang mempunyai makna sendiri (tergantung juga dari vendor BIOSnya)
Beberapa code tersebut diantaranya :
Dari AMI BIOS :
1. Bunyi BEEP yang panjang
Memori anda mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.

2. 1 BEEP panjang dan 2 BEEP pendek
VGA card atau graphic card mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.

3. 1 BEEP panjang, 3 BEEP pendek
Kemungkinan keyboard anda bermasalah atau tidak dipasang dengan betul pada p/s2 port atau USB port.

4. Bunyi BEEP yang berpanjangan (continous BEEP)
RAM atau VGA card anda tidak dipasang dengan betul.

Dari Pheonix BIOS
1. 1 BEEP, 1 BEEP dan 4 BEEP
Disebabkan BIOS anda tidak berfungsi. Boleh update atau flash BIOS.

2. 1 BEEP, 2 BEEP dan 1 BEEP
Disebabkan motherboard anda yang sudah rusak.

3. 1 BEEP, 3 BEEP dan 1 BEEP
RAM anda mungkin bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.

4. 3 BEEP, 1 BEEP dan 1 BEEP
Adalah disebabkan masalah motherboard computer anda.

5. 3 BEEP, 3 BEEP dan 4 BEEP
VGA card atau graphic anda bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.

Dan ada beberapa code umum dari BIOS selain dari vendor tersebut, nanti saya posting belakangan.
Error message ada sampe 17 beep



 

Footer Widget #3